ASLI BOLA – AC Milan benar-benar bergerak agresif pada bursa transfer musim panas 2025. Rossoneri membenahi sejumlah sektor, terutama lini tengah yang menjadi fokus utama.
Dua nama langsung mencuri perhatian publik San Siro. Mereka adalah Luka Modric dan Ardon Jashari yang sama-sama resmi memperkuat Milan musim ini.
Modric datang dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Real Madrid berakhir. Sementara Jashari direkrut dari Club Brugge usai negosiasi panjang dengan mahar yang dilaporkan mencapai 39 juta euro
Kombinasi pengalaman dan darah muda ini langsung menghadirkan antusiasme tinggi. Jashari pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya bisa berbagi lapangan dengan salah satu gelandang terbaik dunia.
Impian Jadi Nyata: Jashari Tak Sangka Satu Tim dengan Modric

Bagi Ardon Jashari, musim ini menjadi babak baru dalam kariernya. Ia tak hanya pindah ke Serie A, tetapi juga langsung bergabung dengan klub sebesar AC Milan.
Lebih spesial lagi, ia kini berbagi ruang ganti dengan Luka Modric. Sosok yang selama ini ia saksikan dari jauh kini berada di posisi yang sama dengannya di lini tengah.
Modric sendiri langsung menjelma sebagai tulang punggung tim. Hingga saat ini ia telah tampil 28 kali di semua kompetisi dengan torehan dua gol dan tiga assist.
Jashari pun tak menutupi rasa kagumnya. “Memiliki Luka di tim, terutama di posisi yang sama dengan saya, adalah pengalaman yang luar biasa. Bagi saya, ini tahun pertama saya di level ini, di Italia dan di klub besar seperti Milan: memiliki pemain seperti dirinya di samping saya di lapangan dan menyaksikan apa yang ia lakukan sungguh luar biasa,” ujarnya pada Sportmediaset, via SempreMilan.
Siap Serap Ilmu dari Peraih Ballon d?Or

Perjalanan Jashari di Milan tidak langsung mulus. Setelah melakoni debut melawan Cremonese, ia mengalami patah tulang fibula yang membuatnya harus menepi cukup lama.
Ia baru kembali bermain pada pekan ke-17 Serie A. Sejauh ini, Jashari sudah mencatatkan 11 penampilan di semua kompetisi dan menyumbang satu assist.
Situasi tersebut justru membuatnya semakin termotivasi untuk berkembang. Kehadiran Modric di tim ia anggap sebagai kesempatan emas untuk belajar dari pemain yang pernah memenangkan Ballon d’Or.
“Saya pikir sangat penting untuk belajar sebanyak mungkin dan mencoba mengambil sesuatu darinya: setiap pemain berbeda, tetapi saya pikir jika Anda dapat mempelajari detail kecil dari pemain yang telah memenangkan Ballon d’Or, itu fantastis. Itulah yang saya coba lakukan,” tegasnya.
Dengan kombinasi pengalaman Modric dan semangat muda Jashari, lini tengah Milan kini memiliki dimensi baru. Rossoneri pun berharap duet lintas generasi ini bisa membawa stabilitas dan prestasi di musim 2025/2026.
